Webinar: Penanganan Sakit Gigi di Masa Pandemi

webinar jkg

Selama pandemi Covid-19 kegiatan menjadi serba dibatasi. Proses belajar mengajar, ujian, konsultasi skripsi, Karya Tulis Ilmiah, dan juga seminar serba daring. Meskipun demikian, keterbatasan ini justru menjadi peluang sekaligus tantangan. Dalam rangka menjawab peluang dan tantangan tersebut, Poltekkes Kemenkes Makassar berinisiatif untuk melakukan seminar secara daring yang lebih dikenal dengan sebutan webinar.

Webinar diselenggarakan dalam beberapa sesi, dengan narasumber perwakilan masing-masing jurusan dan dengan sasaran masyarakat umum, mahasiswa, maupun dosen di lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar sendiri. Media yang digunakan untuk kegiatan ini adalah Zoom Meeting.

Adapun Jurusan Keperawatan Gigi, diwakili oleh salah seorang dosen yaitu drg. Nurwiyana Abdullah, M.Kes, berkesempatan untuk mengisi salah satu sesi webinar tersebut pada hari Sabtu, 9 Mei 2020. Drg.Nuyu (demikian beliau disapa) menyajikan materi dengan tema “Penanganan Sakit Gigi selama Pandemi Covid-19”. Sesi yang beliau bawakan berjalan cukup lancar, dan cukup banyak peserta yang mengajukan pertanyaan.

Bagi yang belum sempat menonton webinar tersebut, jangan khawatir, Anda dapat menyaksikan rekamannya di bawah ini:

Perlu diketahui, sampai dengan hari ini Poltekkes Kemenkes Makassar telah menyelenggarakan 3 webinar, masing-masing dibagi dalam dua sesi. Tema hari pertama adalah “Gizi untuk Peningkatan Kekebalan Tubuh dalam Pencegahan Covid-19” dan “Penanganan Limbah Medis dan Limbah Rumah Tangga Pasien Covid-10”. Tema hari kedua terdiri atas “Manajemen Fisioterapi Pada Covid-19” dan “Manajemen Home Care Perawatan Pasien Covid-19”. Dan yang ketiga adalah “Deteksi SARS Cov-2″” dan Penanganan Sakit Gigi Selama Pandemi Covid-19″. Untuk sesi lengkap seluruh rangkaian webinar Poltekkes Kemenkes Makassar, dapat menyaksikan di Channel YouTube Poltekkes Kemenkes Makassar.

Baca juga: Daring dalam Segala Kegiatan JKG Poltekkes Kemenkes Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *